GUz9GfGlGpCiGUz7TfAlTpz7Td==

Plasticizer vs Superplasticizer, Mana yang Tepat untuk Proyek Anda?

Ilustrasi bangunan cor beton. (Foto: Istimewa)

BANYUWANGITERKINI.IDTeknologi konstruksi semakin canggih seiring berkembangnya zaman. Hal ini ditandai dengan keberadaan kandungan yang meningkatkan kualitas obat cor beton. Contohnya adalah plasticizer dan superplasticizer.

Terdapat beberapa perbedaan antara kedua kandungan ini yang perlu dipahami sebelum memilihnya. Dengan demikian, kebutuhan proyek dapat terpenuhi secara maksimal. Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahuinya.

Perbedaan Plasticizer dan Superplasticizer dalam Obat Cor Beton

Obat beton adalah aditif yang dapat dicampurkan ke adukan semen untuk meningkatkan kualitas hasil cor. Selain itu, proses pengecoran juga bisa menjadi lebih mudah sehingga menghemat waktu dan energi.

Saat ini, banyak obat beton yang memiliki kandungan plasticizer atau superplasticizer. Keduanya memiliki sejumlah perbedaan cukup signifikan, yakni:

Pengurangan Air

Kedua kandungan ini sama-sama bisa mengurangi penggunaan air. Dengan demikian, kebutuhan air dapat diminimalkan. Hasil cor juga bisa semakin kuat jika dibandingkan dengan campuran yang tidak menggunakan obat beton.

Namun, plasticizer hanya bisa memangkas volume air dengan tingkat standar, yakni maksimal 15%. Jika ingin mengurangi kebutuhan air dengan menaikkan dosisnya, segregasi dan perlambatan pengikatan antar partikel dapat terjadi.

Superplasticizer sendiri bisa mengurangi air dengan kadar lebih tinggi, seperti 20%. Caranya dengan memberi gaya tolak-menolak antar partikel semen sehingga mencegah terjadinya gumpalan dan mengeluarkan air yang terperangkap.

Dosis Pemakaian

Obat cor beton yang mengandung plasticizer bisa digunakan dengan dosis relatif rendah, yaitu antara 0,2% hingga 0,5% dari total bobot semen dalam campuran. Jika melebihi dosis tersebut, waktu yang dibutuhkan agar beton mengeras akan lebih lama.

Di sisi lain, obat dengan superplasticizer bisa ditambahkan dengan kadar 0,5 hingga 3% dari berat semen. Dosis ini bisa disesuaikan berdasarkan kuat tekan atau nilai slump yang ingin dicapai. Semakin tinggi nilainya, campuran akan semakin encer.

Dosis obat ini bisa ditingkatkan kadarnya tanpa menyebabkan segregasi terlalu parah. Bagaimanapun juga, peningkatan dosis tersebut tetap harus diperhatikan agar dalam batas wajar dan rancangan campurannya tetap tepat.

Fungsi Utama

Fungsi utama dari plasticizer adalah meningkatkan nilai slump. Dengan demikian, beton menjadi semakin encer sehingga mudah diproses tanpa menambahkan air lagi yang dapat mengurangi kualitas.

Selain itu, plasticizer juga bisa menghemat penggunaan semen secara tidak langsung. Alhasil, Anda bisa mengurangi biaya material tanpa perlu khawatir akan kekuatan setelah proses pengerjaan selesai dan campuran beton mengering.

Superplasticizer mempunyai fungsi serupa dengan plasticizer. Bagaimanapun juga, kuat tekan beton yang dihasilkan bisa lebih tinggi. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya untuk menekan tingkat rasio air-semen sekecil mungkin.

Di sisi lain, superplasticizer cocok digunakan jika Anda ingin membuat SCC atau self-compacting concrete. Hal ini dikarenakan superplasticizer membuat beton mengalir dan mengisi lebih baik meski tanpa vibrator jika dibandingkan dengan plasticizer.

Ilustrasi bangunan cor beton. (Foto: Istimewa)

Hasil Akhir Beton

Obat cor beton dengan kandungan plasticizer akan menghasilkan struktur yang seragam dan lebih padat. Tidak hanya itu, kekuatan tekan awal dan akhir juga lebih baik jika dibandingkan dengan beton tanpa obat.

Kadar penyusutan ketika beton mengering ada di tingkat normal. Retak rambut tetap bisa muncul, namun risikonya cenderung minimal selama proses curing dilakukan dengan benar.

Kepadatan dan durabilitas beton dengan superplasticizer lebih tinggi daripada plasticizer. Hal ini terjadi karena sedikitnya kandungan air yang mampu membentuk rongga udara saat menguap.

Menariknya, permukaan beton akan lebih bagus secara visual karena terlihat rata, halus, dan bebas dari honeycombing. Sudut-sudut cetakan beton pun bisa terisi secara lebih maksimal.

Aplikasi Proyek

Karakter plasticizer membuatnya cocok untuk proyek dengan skala menengah. Misalnya adalah perumahan, jalan di lingkungan sekitar hunian, fondasi dangkal, hingga pelat lantai atau slab.

Umumnya, obat cor dengan kandungan ini bisa digunakan pada struktur beton dengan tulang standar. Artinya, jarak antar besi tulangan masih cukup longgar sehingga tidak membutuhkan campuran beton dengan nilai slump tinggi untuk melewatinya.

Di sisi lain, superplasticizer lebih cocok untuk digunakan pada konstruksi berskala besar. Misalnya jembatan bentang yang panjang, gedung pencakar langit, hingga bendungan.

Obat ini bisa membuat campuran cepat mengeras sehingga cocok digunakan untuk komponen beton precast untuk mempercepat perputaran cetakan. Tidak hanya itu, superplasticizer juga wajib digunakan pada struktur dengan tulangan rapat.

Selain itu, metode pengecoran vertikal dengan concrete pumping akan berjalan semakin mudah bila menggunakan superplasticizer. Kualitasnya pun semakin maksimal.

Menyesuaikan Pemilihan Obat Cor Beton dengan Kebutuhan

Dari ulasan di atas dapat diketahui sejumlah perbedaan dari plasticizer dan superplasticizer. Bila Anda membutuhkan obat standar yang mempermudah proyek berskala menengah, plasticizer bisa dipertimbangkan.

Namun, jika Anda berencana untuk membuat proyek berskala besar dengan kualitas dan kemudahan proses pengerjaan yang tinggi, obat beton dengan superplasticizer patut untuk dipilih. Misalnya adalah SikaCim® Concrete Additive.

SikaCim® Concrete Additive mengandung water reducing dan superplasticizer yang mampu mengurangi kebutuhan air hingga 20%. Hasilnya, efek kuat tekan akan naik sampai 40% saat beton berusia 28 hari. Tidak hanya itu, kekedapan air pada beton juga bisa meningkat.

Menariknya, Sika sebagai produsen obat ini telah berpengalaman selama 115 tahun dalam menangani berbagai proyek, seperti Pembangunan Bendungan Santo Antonio di Brasil. Sika juga menjadi pencetus semen waterproofing pertama di Indonesia yang layak dipilih.

Obat cor beton dari Sika menawarkan kemudahan proses pengerjaan tanpa membuat Anda khawatir akan kualitasnya. Itulah mengapa, obat ini bisa dipilih sebelum pengecoran dimulai. Untuk konsultasi lebih lanjut, jangan ragu untuk hubungi tim Sika sekarang!***

Ketik kata kunci lalu Enter