![]() |
| Arne Slot pelatih Liverpool FC. (Foto: Getty Image) |
BANYUWANGITERKINI.ID – Meski berada dalam sorotan akibat performa inkonsisten di Liga Inggris, Arne Slot dinilai tepat untuk tidak larut dalam euforia usai kemenangan Liverpool atas Qarabag di kompetisi Eropa. Pelatih The Reds itu memahami betul bahwa kemenangan di tengah pekan belum tentu menjadi jaminan kebangkitan di kompetisi domestik.
Slot bahkan menyebut kekalahan telak Liverpool dari Atalanta di Liga Europa beberapa bulan sebelum kedatangannya sebagai pengingat bahwa fondasi tim tidak sepenuhnya sempurna. Pernyataan tersebut menuai kritik, terutama di tengah tekanan untuk memperbaiki posisi Liverpool di Liga Inggris 2025/2026.
Namun, mengutip laporan Liverpool.com, inti dari pernyataan Slot sejatinya adalah menepis anggapan bahwa dirinya hanya meraih gelar Liga Inggris musim lalu karena “mewarisi tim warisan Jürgen Klopp”.
Faktanya, Liverpool tidak berada dalam kondisi ideal saat Slot datang. Terlepas dari penurunan performa musim ini, keberhasilannya mempersembahkan gelar juara pada musim debutnya tetap menjadi pencapaian besar yang tak bisa dihapus begitu saja.
Liga Champions Tak Selalu Berdampak ke Liga Inggris
Pertanyaan krusial yang kini muncul bukan lagi seputar konferensi pers Slot, melainkan apakah penampilan Liverpool di Liga Champions mampu mendongkrak performa mereka di kompetisi domestik.
Saat Liverpool menjamu Newcastle United di Anfield akhir pekan ini, atmosfer optimisme di tribun stadion belum tentu meningkat hanya karena pesta gol di Eropa tengah pekan.
Kemungkinan besar, kepercayaan publik Anfield tetap ditentukan oleh performa nyata di Liga Inggris.
Wirtz dan Ekitike, Dua Harapan di Lini Serang
Di tengah lini serang Liverpool yang kerap tumpul, Florian Wirtz dan Hugo Ekitike muncul sebagai dua tumpuan utama Arne Slot. Tak mengherankan, mengingat keduanya ditebus dengan nilai fantastis mencapai £195 juta atau sekitar Rp4,5 triliun.
Wirtz memang diprediksi tak akan mendapat banyak ruang saat menghadapi Newcastle, namun pemain asal Jerman itu telah menunjukkan kelasnya di kompetisi Eropa. Dalam beberapa pekan terakhir, performanya terus menanjak dengan catatan lima gol dan tujuh assist di semua kompetisi.
Peran Wirtz sebagai pusat kreativitas Liverpool mulai terasa signifikan, terutama melalui kerja samanya dengan Ekitike.
Ekitike, Rekrutan Paling Menonjol
Didatangkan dari Eintracht Frankfurt pada bursa transfer musim panas, Hugo Ekitike sejauh ini menjadi rekrutan paling menonjol Liverpool. Penyerang asal Prancis tersebut telah mencetak 13 gol dan empat assist, sekaligus menjadi satu-satunya penyerang tengah murni yang tersedia bagi Slot.
Kombinasi Wirtz dan Ekitike menjadi harapan utama Liverpool untuk bersaing lebih jauh di Liga Champions, sekaligus mengamankan tiket ke kompetisi elite Eropa musim depan.
Masalah Bukan di Pertahanan, Tapi di Finishing
Kekalahan dari Bournemouth akhir pekan lalu memperlihatkan kelemahan di lini belakang, namun itu dinilai sebagai anomali. Masalah utama Liverpool justru terletak di sepertiga akhir lapangan, yakni kurangnya sentuhan klinis dalam menyelesaikan peluang.
Slot membutuhkan kontribusi maksimal dari Wirtz dan Ekitike untuk mengangkat performa pemain lain seperti Cody Gakpo dan Mohamed Salah. Tanpa peningkatan efektivitas di lini depan, peluang Liverpool mencapai target musim ini akan semakin menipis.
Namun, jika kedua pemain tersebut mampu menjaga atau bahkan meningkatkan performa mereka, tekanan terhadap Arne Slot diyakini akan perlahan mereda.***
