![]() |
| Bandara Internasional Banyuwangi gelar program CSR bertajuk InJourney Airports Peduli Stunting. (Foto: Istimewa) |
BANYUWANGITERKINI.ID – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat sekitar. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk InJourney Airports Peduli Stunting, bantuan paket nutrisi disalurkan kepada warga di wilayah ring satu bandara pada Selasa (29/9/2026).
Sebanyak 96 paket nutrisi dialokasikan untuk 23 ibu hamil, 18 balita usia di atas satu tahun, serta 7 balita kategori plus. Paket makanan tambahan tersebut berisi susu formula, MPASI, hingga telur dengan total nilai bantuan mencapai Rp 30 juta yang disalurkan dalam dua tahap.
Penyerahan bantuan berlangsung di Puskesmas Badean dan Kantor Desa Karangbendo. Agenda ini turut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Banyuwangi, jajaran Forkopimca, kepala desa setempat, serta manajemen Bandara Internasional Banyuwangi.
General Manager Bandara Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi menjelaskan bahwa program ini merupakan kontribusi berkelanjutan untuk menekan angka stunting di Bumi Blambangan.
"Kami berharap bantuan ini memberi dampak positif bagi ibu hamil dan anak-anak di masa tumbuh kembang mereka, sehingga mereka bisa tumbuh dengan baik dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas," ujar Holik di sela kegiatan.
Holik menambahkan, keberhasilan penanganan stunting tidak lepas dari sinergi lintas sektor. Oleh karena itu, pihaknya berkolaborasi erat dengan Pemkab Banyuwangi, Puskesmas, hingga kader posyandu.
"Memang kami tidak bisa terlibat secara langsung dalam teknis medis. Kami berkolaborasi dengan pemerintah desa, camat, Dinas Kesehatan, serta puskesmas. Alhamdulillah, berdasarkan data puskesmas, angka stunting di wilayah sekitar bandara konsisten mengalami penurunan," jelasnya.
Selain penyerahan paket nutrisi, program ini juga melengkapi interaksinya melalui edukasi gizi, pendampingan keluarga, dan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala oleh petugas kesehatan.
Manfaat program yang telah berjalan selama empat tahun ini dirasakan langsung oleh warga. Siti Nurkholisyah, salah satu penerima bantuan asal Desa Badean yang tengah hamil dua bulan, mengaku sangat terbantu.
"Terima kasih kepada Bandara Banyuwangi. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga Bandara Banyuwangi semakin maju dan program ini terus berlanjut," ungkapnya.***

