![]() |
Pemkab Banyuwangi gelar operasi pasar elpiji subsidi 3 kg, atasi kelangkaan jelang Lebaran 2026. (Foto: Humas Pemkab) |
BANYUWANGITERKINI.ID – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menggelar operasi pasar elpiji subsidi 3 kilogram guna menjaga ketersediaan gas melon di tengah kelangkaan yang dikeluhkan warga jelang Lebaran 2026.
Operasi pasar tersebut berlangsung sejak Selasa (17/3/2026) hingga Jumat (20/3/2026) dan dilakukan secara bergilir di seluruh kecamatan. Setiap wilayah mendapat tambahan distribusi ratusan tabung LPG subsidi.
Selain distribusi rutin ke pangkalan, agen elpiji juga diminta menggelar operasi pasar di titik-titik tertentu. Seperti di Kantor Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Giri, masing-masing disediakan 360 tabung gas melon.
“Ini memang ekstra droping dari Pertamina. Pemkab telah meminta Pertamina agar agen menggelar operasi pasar di titik yang telah ditentukan. Kami drop 360 tabung, sebenarnya ini jatah pengiriman besok, tapi karena ada operasi pasar kami tarik jatah besok sebanyak 360. Sisanya ya kami tetap kirim ke pangkalan sesuai jadwal yang ada,” kata Andreansyah, pegawai administrasi agen elpiji PT Syifa Mustika Migas.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima banyak laporan masyarakat terkait kelangkaan LPG subsidi, khususnya selama bulan Ramadan.
“Sebenarnya sejak awal puasa kami telah berkirim surat ke Pertamina untuk meminta tambahan droping, dan ini sudah dilakukan sejak H-7 Lebaran. Namun, masih tetap ada kelangkaan, maka kami minta segera dilakukan operasi pasar agar warga mudah mengakses,” ujar Ipuk.
Ia menegaskan, Pemkab akan terus memantau kondisi di lapangan bersama tim serta meminta Pertamina untuk tetap responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi Nanin Oktaviantie menambahkan setiap oeprasi pasar seluru elpiji gas melon habis terdistribusi kepada masyarakat dengan harga sesuai HET yakni diangka Rp. 18.000.
Ia menambahkan, operasi pasar sempat dihentikan sementara saat Hari Raya, namun akan kembali dilanjutkan pada Minggu (22/3/2026) di tujuh kecamatan, yakni Licin, Srono, Glagah, Kalipuro, Tegalsari, Singojuruh, dan Purwoharjo.
“Setiap harinya kami lakukan OP di enam titik kecamatan. Besok Sabtu lebaran berhenti dulu, Minggu kami gelar lagi,” kata Nanin.
Operasi pasar LPG 3 Kg ini disambut antusias warga. Sejak dibuka pukul 08.00 WIB, masyarakat sudah terlihat mengantre di lokasi.
Operasi pasar LPG ini menjadi langkah cepat Pemkab Banyuwangi untuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.***
