GUz9GfGlGpCiGUz7TfAlTpz7Td==

Cara Efektif Mengatasi Anak Kecanduan Gadget Menurut Pakar, Orang Tua Wajib Terapkan 3 Langkah Ini

Anak kecanduan Gadget. (Foto: Istimewa)

BANYUWANGITERKINI.ID Kecanduan gadget pada anak masih menjadi perhatian banyak orang tua di tengah semakin tingginya penggunaan perangkat digital dalam kehidupan sehari-hari. Meski teknologi memiliki manfaat untuk belajar maupun hiburan, penggunaan yang berlebihan sejak usia dini dinilai dapat berdampak pada tumbuh kembang anak.

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), mengingatkan bahwa anak usia dini yang terlalu sering menggunakan gadget berisiko mengalami berbagai gangguan perkembangan, salah satunya keterlambatan berbicara. Ia menilai fenomena tersebut kini semakin sering dijumpai di masyarakat.

Dampak Kecanduan Gadget Pada Anak

Menurut dr Piprim, anak-anak usia dini belum mampu membedakan dunia virtual dengan kehidupan nyata. Karena itu, paparan gadget yang terlalu dini dapat memengaruhi proses belajar dan perkembangan mereka.

"Kita bisa lihat fenomena di masyarakat kita, terutama makin menjamurnya anak-anak yang terpapar gadget di usia yang lebih dini. Kita tahu anak-anak itu belum bisa membedakan ini virtual atau real."

Ia juga menyoroti kebiasaan sebagian orang tua yang memberikan gadget agar anak tetap tenang saat mereka beraktivitas. Kebiasaan tersebut, menurutnya, justru berpotensi memicu ketergantungan pada perangkat digital.

"Kenapa ini dibiarkan saja? Karena kalau anaknya anteng, orang tua senang. Orang tuanya main gadget juga. Jadi bapak dan ibunya main gadget juga, anak dikasih gadget agar nggak ganggu bapak ibunya. Saya kira ini fenomena yang nggak sehat."

Tiga Cara Efektif Mengurangi Kecanduan Gadget

Agar anak tidak bergantung pada gadget, dr Piprim membagikan beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan oleh orang tua.

Batasi Waktu Penggunaan Gadget

Langkah pertama adalah menetapkan aturan yang jelas mengenai durasi penggunaan gadget setiap hari. Orang tua juga perlu mendampingi anak ketika menggunakan perangkat digital agar aktivitas tersebut tetap terkontrol.

"Kita butuh edukasi ke orang tua ya bagaimana memanfaatkan gadget ini dengan benar. Seperti ada screen time-nya, kapan anak harus diawasi dalam gadgetnya."

Ciptakan Waktu Bebas Gadget

Selain membatasi screen time, keluarga juga dianjurkan memiliki momen khusus tanpa gadget. Misalnya saat makan bersama, berjalan-jalan, atau melakukan aktivitas keluarga lainnya tanpa membawa ponsel.

"Bagaimana cara mencegahnya, saya kira kembali ke kebutuhan keluarga seperti ada free gadget gitu. Kalau jalan-jalan ya bener-bener jalan-jalan bareng. Makan bareng, gadgetnya disimpan semuanya. Jadi kadar komunikasinya naik."

Jangan Biarkan Anak Merasa Kesepian

Dr Piprim menjelaskan bahwa rasa kesepian menjadi salah satu penyebab anak lebih memilih menghabiskan waktu dengan gadget. Ketika kebutuhan emosional anak tidak terpenuhi, mereka cenderung mencari pelarian melalui permainan maupun video di perangkat digital.

"Salah satu hal yang bisa menyebabkan itu (kecanduan gadget) adalah rasa lonely dari si anak."

Ia menambahkan bahwa perhatian dan komunikasi dari orang tua memiliki peran penting dalam mencegah ketergantungan tersebut.

"Karena dia curhat ke ibunya nggak dapet, ke bapaknya nggak dapet. Jadi peran orang tua parenting-nya harus diberdayakan."

Dengan menerapkan pembatasan screen time, menyediakan waktu berkualitas tanpa gadget, serta membangun komunikasi yang lebih intens dengan anak, orang tua dapat membantu mengurangi risiko kecanduan gadget sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara lebih optimal.***

Agb99

Ketik kata kunci lalu Enter